Kadang, gigi berlubang masih dianggap ‘masalah kecil’ yang nanti bakal sembuh sendiri

kalau gigi susunya copot. Padahal, kalau lihat datanya, ini jauh dari kata kecil, loh, Moms.

 

Data Terkini: Anak Indonesia Masih Rawan Karies

Survei Kesehatan Indonesia 2023 dari Kementerian Kesehatan mencatat prevalensi karies

gigi pada anak usia 5-9 tahun mencapai 84,8 persen. Artinya, dari 10 anak di rentang usia

tersebut, cuma 1-2 yang giginya bebas dari lubang.

 

Secara nasional, SKI 2023 juga menemukan 56,9 persen penduduk usia tiga tahun ke atas

punya masalah gigi dan mulut dalam setahun terakhir. Angkanya sedikit membaik

dibanding Riskesdas 2018 yang 57,9 persen, tapi penurunannya yang kecil banget

memperlihatkan bahwa masalah ini belum benar-benar teratasi.

 

Kenapa, ya, angkanya masih setinggi ini? Beberapa penelitian dalam negeri menunjuk ke

tiga hal yang sama, seperti kebiasaan sikat gigi yang belum tepat (baik dari waktu, teknik,

maupun pengawasan orang tua), konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi, dan

masih rendahnya kebiasaan periksa gigi rutin. 

 

Bukan Cuma Soal Gigi, Tapi juga Tumbuh Kembang

Karier gigi yang dibiarkan bisa mengganggu fungsi mengunyah anak, dan ini berimbas

langsung ke asupan makanan serta status gizinya. Kalau anak jadi susah makan karena

gigi sakit atau ngilu, dampaknya bisa merembet ke tumbuh kembangnya secara

keseluruhan.

 

Penelitian dalam negeri juga mencatat kesehatan gigi dan mulut anak berkaitan dengan kondisi kesehatan tubuh secara umum, termasuk berdampak ke sisi mental anak, terutama saat rasa sakit bikin anak jadi rewel, susah tidur, atau menghindari makanan tertentu.

 

4 Kebiasaan Simpel yang Bisa Mulai Diterapkan

  1. Dampingi anak sikat gigi dua kali sehari (pagi setelah sarapan dan sebelum tidur). Pakai pasta gigi berfluoride sesuai usia.
  2. Ajak periksa ke dokter gigi rutin setiap enam bulan, jangan saat ada keluhan saja.
  3. Batasi camilan manis dan minuman kemasan, terutama menjelang tidur malam.
  4. Perhatikan asupan kalsium harian, karena gigi dan tulang anak masih terus terbentuk sampai usia sekolah.

Nutrisi Ikut Menjaga Kekuatan Gigi Si Kecil

Kalsium dan protein berperan penting untuk memperkuat struktur gigi dan tulang anak yang masih berkembang. Selain susu, Moms dan Dads juga mengandalkan sumber lain seperti keju, yogurt, telur, ikan teri, tahu, tempe, serta sayuran hijau seperti bayam, brokoli, untuk melengkapi kebutuhan kalsium dan protein harian si Kecil.

 

Susu tetap jadi salah satu sumber paling praktis untuk memenuhi kebutuhan ini setiap hari. Jadi selain rutin dampingi sikat gigi, jangan lupa selipkan Ultra Mimi Kids dalam menu harian si kecil, biar gigi si kecil selalu kuat.