Anak baru pulang dari mal, sepatu baru sudah di tangan tapi, dua pekan kemudian ia mengeluh kakinya sakit. Moms familiar dengan skenario ini? Permasalahanya bukan di harga atau merek, tapi karena bentuk kaki anak tidak cocok dengan model sepatu yang dibeli.
Kenapa, sih, Bentuk Kaki Anak Itu Penting?
Kaki anak terus berkembang sampai usia sekitar 18 tahun. Pada usia balita dan sekolah dasar, tulang-tulang kaki masih lunak dan mudah terpengaruh tekanan dari luar, termasuk dari sepatu yang tidak pas. Sepatu yang terlalu sempit bisa menekan jari-jari kaki dan mengganggu pertumbuhannya. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar membuat anak tidak stabil saat berjalan dan mudah tersandung.
Tiga Bentuk Kaki yang Sering Ditemui pada Anak
-
Kaki Datar
Ini tipe yang paling umum pada anak di bawah tiga tahun. Lengkungan bagian dalam kaki belum terbentuk sempurna, sehingga seluruh lapisan menyentuh lantai saat berdiri. Kalau usianya sudah lebih dari lima tahun dan lengkungannya belum muncul, barulah perlu diperhatikan lebih serius. Tanda yang moms bisa lihat: sol sepatu lama cepat aus di bagian dalam atau anak sering mengeluh pegal di betis setelah banyak berjalan.
Pilihan sepatu: cari yang punya dukungan di bagian lengkung (arch support), sol yang sedikit lebih tebal di tengah, dan bahan yang tidak terlalu lentur di area ini.
-
Kaki dengan Lengkung Tinggi
Kebalikannya, bagian tengah kaki tidak menyentuh tanah sama sekali saat berdiri. Anak dengan tipe ini biasanya berjalan lebih ke bagian luar kaki, sehingga sol sepatu aus di sisi luar.
Pilihan sepatu: butuh bantalan ekstra di tumit dan bola kaki, lantaran dua titik itulah yang menanggung seluruh beban tubuh.
-
Kaki Lebar atau Sempit
Ingat, moms jangan hanya mengukur panjang kaki si kecil saja, ya. Lebar kaki anak juga menentukan kenyamanan. Anak dengan kaki lebar yang dipaksa memakai sepatu sempit bisa mengalami tekanan di jari-jari. Jika dibiarkan terus-menerus, bisa memicu bunion atau jari yang menekuk.
Lalu, bagaimana, ya, cara mengecek ukuran sepatu yang benar? Idealnya, ada ruang sekitar satu jari antara ujung kaki terpanjang dan ujung depan sepatu. Cek ini ketika anak berdiri, ya, moms, bukan duduk, karena kaki akan sedikit melebar saat menanggung berat badan.
Satu hal yang sering dilewatkan moms adalah ukur kaki anak di sore hari. Kaki manusia sedikit membengkak sepanjang hari, jadi pengukuran di sore hari memberikan angka yang lebih akurat.
Apa yang Perlu Dicek Sebelum Membeli?
-
Sol tidak terlalu keras, tapi juga tidak terlalu lentur di bagian tengah.
-
Ujung sepatu ada ruang gerak untuk jari (cek dengan menekan ujungnya).
-
Bahan bagian atas cukup bernapas, terutama kalau anak aktif bergerak.
-
Tali atau velcro yang bisa disesuaikan. Kaki anak kanan dan kiri kadang tidak sama persis ukurannya.
Seberapa Sering Harus Ganti Sepatu?
Kaki anak tumbuh cepat. Rata-rata, di usia 1-3 tahun kaki tumbuh sekitar 1,5 cm per tiga bulan. Di usia 3-5 tahun sedikit melambat, tapi tetap perlu dicek setiap 2-3 bulan. Jangan sampai tunggu sampai kelihatan kecil, ya, moms.