Pernahkah Moms memperhatikan kalau anak sulung dan bungsu punya kepribadian yang sangat berbeda?
Walaupun dibesarkan dalam satu rumah, anak-anak bisa punya cara berpikir dan sikap yang bertolak belakang. Ternyata, urutan lahir memang berpengaruh pada pembentukan karakter anak, meski tentu bukan satu-satunya faktor.
Setidaknya, demikian hasil penelitian psikolog Alfred Adler dari Austria. Pada awal abad ke-20, Alfred mengenalkan teori bahwa urutan lahir bisa mempengaruhi kepribadian.
Apakah masih relevan sampai sekarang? Benarkah anak sulung suka ngatur, sementara anak bungsu cenderung manja? Yuk, cocokkan dengan kepribadian anak-anak di rumah!
Anak Sulung, Si Pemimpin Kecil yang Suka Ngatur
Dikutip dari Very Well Mind, psikolog Adler menyatakan anak sulung cenderung punya rasa tanggung jawab lebih besar. Meski sebelum punya adik dia mendapat banyak perhatian, dia dibesarkan oleh orang tua yang baru belajar mengasuh, sehingga anak sulung lebih taat aturan, tegas, waspada, bahkan pemarah.
Sejak dini, anak sulung terbiasa diberi tanggung jawab lebih, seperti menjaga adik, mencontohkan perilaku baik, atau membantu orang tua.
Karakter anak sulung:
-
Suka mengatur atau memimpin
-
Ambisius
-
Mandiri dan bertanggung jawab
-
Perfeksionis dan terorganisir
-
Kadang mudah stres karena merasa harus selalu benar
Sebagai ibu, Moms perlu sesekali mengingatkan anak sulung bahwa dia tidak harus selalu sempurna. Walaupun statusnya kakak, dia tetaplah anak-anak.
Anak Tengah, Si Juru Damai
Psikolog Adler menyebutkan bahwa anak tengah cenderung menjadi penengah konflik antara si sulung dan bungsu.
Dia belajar beradaptasi dan mencari cara agar tetap menonjol dengan caranya sendiri. Sebab, anak tengah seringkali tidak mendapat perhatian sebesar si sulung, tapi juga tidak semanja si bungsu.
Alhasil, anak tengah cenderung mencari perhatian di luar keluarga inti.
Karakter anak tengah:
-
Pandai menengahi konflik
-
Fleksibel dan mudah bergaul
-
Selalu berusaha menyenangkan orang lain
-
Adaptif dan kompetitif
-
Kadang merasa kurang diperhatikan
Untuk anak tengah, Moms bisa meluangkan waktu khusus berdua dengan anak tengah agar dia merasa disayangi dan dihargai. Tunjukkan bahwa setiap anak punya peran penting di keluarga.
Anak Bungsu, Si Manja yang Ceria
Dianggap sebagai “bayi” dalam keluarga, anak bungsu biasanya mendapat banyak perhatian dan perlakuan istimewa dari orang tua maupun kakaknya. Hasilnya, dia terlihat lebih santai, ekspresif, dan kadang manja!
Karakter anak bungsu:
-
Ceria, mudah akrab, dan suka jadi pusat perhatian
-
Kreatif dan spontan
-
Sulit disiplin atau ingin serba dilayani
-
Percaya diri
-
Kadang manipulatif
Dorong anak bungsu untuk belajar mandiri dan bertanggung jawab. Dukung ide-ide kreatifnya, tapi ajarkan juga untuk tidak selalu bergantung pada orang lain.
Anak Tunggal, Dewasa Sebelum Waktunya
Anak tunggal tumbuh tanpa saudara kandung, sehingga seluruh perhatian orang tua terfokus padanya. Mirip dengan kondisi anak sulung, namun tanpa tuntutan untuk berinteraksi dengan adik.
Karena dominan berinteraksi dengan orang dewasa, anak tunggal cenderung cepat dewasa, tapi juga lebih sensitif dan perfeksionis.
Ciri khas anak tunggal:
-
Rajin dan perfeksionis
-
Ambisius, selalu mengandalkan diri sendiri
-
Imajinatif
-
Cenderung berpikir matang untuk usianya
Dorong anak tunggal untuk sering berinteraksi dengan teman sebaya. Dengan begitu, dia akan belajar berbagi dan bekerja sama.
Urutan lahir memang bisa memengaruhi dinamika keluarga, tapi bukan satu-satunya penentu karakter anak. Yang penting, Moms memahami kebutuhan emosional masing-masing anak sesuai posisinya di keluarga.
Begitu pula kebutuhan nutrisinya, baik anak sulung, tengah, bungsu, atau tunggal berhak mendapatkan gizi lengkap dan seimbang. Ultra Mimi Kids siap membantu melengkapi nutrisi dengan kandungan protein, karbohidrat, kalsium, dan serat pangan!
https://www.verywellmind.com/how-does-birth-order-shape-your-personality-8431968